Total Tayangan Halaman

Selasa, 29 November 2011

Mimpi tetaplah mimpi


Hingga saat pertanyaan itu datang , “ apa yg bisa kaw lakukan ? apa yg sedang kaw lakukan ? dan apa yg akan engkau lakukan ? “ sungguh luas semesta ini Tuhan ,  begitulah kalimat yg ku temukan ketika aku sesaat keluar dari kamarku .
Spesifikasi , jangkawan , dan toleransi . di luar sana berjuta kepala berterbangan , sementara aku , melangkah pun di iringai keraguan .
Aku ga sedang duduk di hadapan pion2 caturku , yg ketika lengah atau pun salah melangkah yg hilang hanyalah permainannya . namun ini realita ,  ketika kau lemah semua di dalam hitungannya .
Dunia memang ga selebar daun pete’ , inspirasi kian hari kian deras mengalir , namun mimpi tetaplah mimpi . seperti saat aku kanak , seperti saat aku melihat , dan di saat  aku coba merasakan .

dialog goblok ..

Apa yg kau Tunggu , sesuatu , apa itu , sesuatu hal yg luar biasa , luar biasa seperti apa , mungkin seperti saat fajar pagi perlahan menghapus gelap . dan semua berubah , dan semua berganti , seperti saat siang menjadi malam , dan juga sebaliknya .
Tapi pikirlah , apa yg tengah kau lakukan , sesungguhnya engkau tengah menunggu dalam kebodohan . kebodohan apa , bukan kah sebelum ini aku telah melakukan hal2 yg seharusnya aku lakukan . mustahil , pandangan mu begitu sempit .
Ga ini bukan sempit , aku hanya ikuti kata hati , kata hatimu yg penuh inisial idiot itu , buka matamu , dan lihat realita , kau ga lebih dari seorang pecundang yg di perolok rasa iba berlebih . terserah , yg ku pikir mereka membutuhkan ku , jika memang situasi nya ga kondusif , maka jika keberuntungan itu datang , aku akan menciptakannya .
Terserah kau , keras kepala , padahal yg kau iba’i itu terkadang melupakanmu , acuh , apakah kau masih berpikir bahwa kau bisa mengubah itu semua . aku ga akan berjanji , aku suka kejutan , aku akan bergerak , tapi bukan saat ini . ha3

Solusi dari sejarah


Ketika saya bilang jika anda lebih beruntung dari saya , saya pikir , secara tidak langsung saya telah memprotes keadilan Tuhan ( Bob sadino ) . keirian terhadap orang lain , merasa kalah , dan merasa masih kurang bahkan selalu kurang . maka saya akan bilang , saya lebih beruntung dari mereka .
Sukses tidak terdefinisikan , sukses itu bukan seperti tempat yg wajib di tuju oleh semua orang , tetapi seperti tempat yg membuat seorang manusia mampu tersenyum dimana pun itu ( ikhlas ) . Jerinx say ( SID ), sukses tuh dimana seseorang bisa menjadi dirinya sendiri tanpa batasan . ga lepas juga dengan sebuah kondisi dimana seseorang mampu mensolusikan setiap problem yg datang terhadap dirinya sebaik mungkin  .
Musuh terbesar atas sebuah pertempuran ya perasaan kecewa , bahkan jika seseorang sudah kehilangan percaya maka dia akan selalu mempertanyakan kebenaran sang kisah . lantas dia bilang “ melangkah saja , ga perlu ada target , atau sebuah tujuan . karena akibat yg mungkin dari langkah mu tersebut Cuma dua pilihannya , yakni menang atau kalah “.
Sebuah teori psikologis yg irasional memang , terkesan konotatif padahal bermakna sangat . dia bicara soal sejarah , dan solusi untuk menghadapi soal tersebut secara pilihan ganda . menjadi orang lain itu mudah , tapi ketika mencoba menjadi diri sendiri nampaklah sulitnya .

Insting


Satu hal lagi , Tuhan mengambarkannya lewat sebuah mimpi buruk , dimana sepucuk bukit itu mengering , berkemarau , bahkan buat menghidupkan sebatang pohon saja tiada berkesanggupan , dan semua keindahan itu meredup tanpa ada sang penyinar .
Aku mencintai hidupku , seperti halnya akumencintai ibuku , dan membenci sangat hari2ku . aku sungguh telah banyak berdosa Tuhan , dengan kebohongan , demi kebohongan , serta kebohongan .
Sesungguhnya , apa yg tengah ku perbuat kini memang untuk satu hal di masa depan ( cinta ) . 5 huruf yg sebelumnya ku anggap sampah ,
Kehidupan normal seperti yg ku ucap lalu , di antaranya ya sebuah kondisi penuh motifasi , ketenangan , dan tanggung jawab .
Satu alasan kenapa aku masih disini . satu alasan kenapa aku masih bermimpi ( tentang sesuatu kemustahilan pun ) , satu alasan dimana aku mengikuti instingku selalu untuk melakukan hal2 yg terpikir ga penting buat diriku .

Prosedur


Teks , bukan ayat , dan sekumpulan teks ini bukanlah teranggap kitab . ini hanya kalimat yg terbuat , bukan saduran atau terjemahan yg kian hari makin menyesatkan ( di persalahkan ) . mungkin ini selembaran kisah kesaksian , secara akalku menatap dan mencerna segala peristiwa , yg hadir , dan aku terima .
Lebih indah berbicara soal hikmah , dari pada berceloteh tentang baiknya dunia yg ga pernah ada ujungnya . aku bukan nabi ( apalagi Tuhan ) , aku ga berharap eksistensi , terlebih saat aku Nampak ga berhak layak sebagai sebuah konteks yg mungkin indah di dalam sejarah .
Aku mencari , aku menjejaki setiap teksis  megah sebagai teori tentang perbekalan masa depan . namun inspirasi yg beruntun menghampiri , malah terpikir menjerumuskan aku sebagai mahluk dalam jeratan duniawi .
Maka perkembangan seperti apa ? ( di saat orang2 tua kian melupakan anaknya ) . mata yg semakin jauh , telinga , hidung , mulut bahkan pemikiran yg semakin melenceng  dari prosedur ( kodrat ) . ya_ prosedur ga lepas dari sebuah landasan , landasan yg bukan sekedar fakta ilmiah , atau koreksian atas apa yg di persalahkan ( rancu , sanksi , atau plinplan alias ga konsisten ) , namun realita berlogika .
Fanatik pun tidak , setidaknya kala aku di lahirkan oleh ibuku , aku telah mendapat sebuah anugerah yg luar biasa . bukan serupa tahta atau pun kasta , namun sebuah agama . serangkai peristiwa , pra lahir , kelahiran , kanak2 , baligh , dewasa , miskin , kaya , keadaan , tua , sehat , sakit , cacat , mati , sesudah kematian , sesudah kehidupan , beserta hak juga kewajiban .
Semoga aku kelak ga menjadi seorang anak yg salah bermimpi ( wahai Tuhan ) .

Disini ..


Aku bukan  seseorang yg suka mengobral seribu obrolan , aku juga ga suka menghabiskan malam2ku dengan bincangan sejarah , atau pun kesimpulan esok yg ga terdefinisikan . ini sebuah tulisan , disini aku bernarasi , beragumentasi , berpersepsi , bereksplorasi , berdeskripsi , dan berdokumentasi  tentang semua hal yg terlewati .
Diatas langit masih ada langit , masih banyak langit , begitu tinggi , hingga pada saat keberadaannya di atas , seseorang kadang lupa , terhadap tempat semula mereka berpijak .jika sebuah kalimat dapat membuatku ingat , maka aku ga akan pernah berhenti merangkai kata2 dan mendokumentasikannya . Masa lalu bukan sekedar penyesalan haru , tapi aku menatapnya sebagai seorang guru .
Ini bukan sebuah kontes yg menyenangkan , di saat sebatang asap terlalu mahal untuk di nikmati . marilah , ga perlu bayangkan seorang gadis berbusana tipis ada di kamarmu , dimana yg terlihat di kamar itu tiada lah pintu .
 Hari2 yg kritis , semoga aku lebih di masa depan .