" Dan sia-sia lah semua prbuatan , seperti saat engkaw menjaring hembusan angin ! " ( lantang gemuruh khotbah sang anak Daud , seorang raja dari yerusalem )Aku merasakan sepi , sepi tanpamu kawan , teramat sepi , terlebih aku merasakan kesepian . setitik haraf yg telah ku dapat , berpacu , melabuhkan aku di dalam rasa ga berarti . Adakah tempat seperti surga di bumi ini ? (tempat dimana aku merasakan lega merebahkan jasad dan pemikiranku).
Ya , ini memang sebuah permainan , sportifitasku di tuntut , kelak fisik dan mental ini akan membuatku semakin mengerti , akan perasaan ga puas yg kian mencaci , mengganggu tidurku , menjejali otakku dengan bius angan setan yg ga pernah ada habis'a .
Cukuplah mata ini meredup , dan aku selalu mencoba bersabar (merelakan) , saat ia merampas hal2 yg seharusnya indah di dalam masa angkuhku , dimana yg terucap adalah konsekwensi untuk apa yg aku inginkan . padahal bila nanti pertaruhan ini usai pun , aku belum tau tentang sosok balasan , sang pemenang yg sesungguhnya berhasil , menikmati dan mensyukuri setiap fragmen yg hadir (bukankah kita ga pernah sama ??).
Dan sebuah tatap gelap dalam kebencian , ketika ada seribu tikungan tajam yg mengerikan , disana sejuta cucu dan cicit iblis kian bermabuk2kan . aku masih tersenyum dan mencoba jadi seseorang yg ga menyia2kan setetes pun harum'a , ga ada remedial , dan semua kata ga akan pernah kembali .
Life is the void , Hangover decade ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar