Kumendengar tapi ga ada suara , terkadang suara itu kian datang , perlahan
lantang menyebut2 namaku , membisikan kata hati inginkan ku pergi . Kini ku berjalan dalam gulita , sebuah lorong hitam yg gersang , penat ini
coba ku lawan , namun semakin keras ku menerjang , semakin aku merasa
sendiri , dan rindu ini pun terus menghantui .
Aku tertatih dalam setapak lahan yg terjal , masih mencari , mencari2
kesungguhan hati , berharaf argumentasi diri ini membawaku tenteram ,
meski deras ombak akan menerpa , meski pecah gemuruh guntur akan terlontar
.
Mungkin ini ga mudah , bahkan menyakitkan amat , bagai mencabut jarum di
telapak tanganku yg kasar . Seindah2nya lautan di depan mataku , dan semegah2nya langit yg ku ratapi ,
entah mengapa rasa ini kian menyebalkan .
Ga pernah terbayang , ini akan terasa menyiksa amat , sebuah kisah palsu
yg teruz berjalan dan membuat ku MUAK , semua ga seprti apa yg mereka bayangkan
. Ya , kucoba tegas melepas semua keraguan ini , memastikan satu langkah
menuju pulau impian , seperti mauku , dan seperti anganku .
Ku kan belajar menjadi lebih kuat , terlebih saat kaw , dia , kalian ,
mereka , dan semua kawan2 terbaik kan meninggalkan ku , seorang , dalam
kterpurukan , dalam kegelapan , dan dalam kekosongan . Sebuah ucap , " engkaw lelaki kelak sendiri ".
Demi waktu yg ga akan pernah berbohong , jauh dimana ketika sang adik kecil
lahir , aku telah bergelar seorang kakak . Dan saat kemarin yg kini terkenang , aku mengingat jauh kebelakang , ga perlu
bicara tentang problema bumi yg semakin tua , atau temuan tentang planet
pengganti'a , karen seribu tahun lagi pun bumi bernyawa , kita ga akan selalu
disana .
Di negri yg gersang itu , kutertawa dan berduka , tempat penuh caci yg telah
memberiku cerita , tentang banyak orang , tentang banyak rasa , tentang banyak
ilmu , dan aku bertanya "berharaf kah kmu ?" , aku menjawab sedikit ragu . Esok 7oktober , 2th yg telah silam , sebuah debat dalam halaman kata penutup ,
aku tertawa , ga mau aku menangis , dan engkaw ga perlu tau apa yg aku
sembunyikan selalu .
Ga ada habisnya , semoga aku kelak mengerti , sebuah arti tentang kata syukur ,
aku termangu , sedikit garuk kepala ku , ha3, temaram senja dihadapku !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar