Total Tayangan Halaman

Jumat, 14 Oktober 2011

Aku ingin jadi si bodoh saja ..

Biarlah kanak-kanak itu datang padaku ( Isya ) . maka aku menerjemah , " persetan dengan masa depan , karena masa depan itu akan mampir tanpa harus ku tunggu , tanpa ragu-ragu , dan tanpa hal-hal yg harus di siap-siapkan ".
Sang abadi , sang pengasih dan penyayang yg telah memberiku segenap keangkuhan . aku hidup , dan aku tertawa untuk semua komedi di dalamnya .
Walau pun emas tetaplah kloset ( menyedihkan ) , aku menikmatinya , dan ini suasana yg ku dapati . mungkin aku akan kian terjerumus di dalam sketsa-sketsa tentang akal , nurani , iman , serta kenyataan yg senyata-nyatanya .

Tidak ada komentar: