Ilezrazputind mungkin sedikit melampirkan berkas-berkasan notesnya ,
begitu pun nilai dari itu semua yg saya
pikir amat ga berharga . dia cuma orang tolol yg terkadang mengungkap kisahnya
dengan makna leksikal yg ga pernah berarti .
Menyedihkan , sementara waktu semakin memaksa hati tuk
menjawap , namun jawapan dari itu semua semakin sulit tuk di tentukan . egoisme
, ambisi , serta ilezrazputind yg pecundang .
Ini cuma selembar kisah , antara tertawa dan menertawakan
. sementara hutang yg ga akan pernah terbayar itu membuat dia bungkam , membuat
dia gelisah , membuat dia juga bertanya siapakah gerangan sebenarnya ia .
Senyata-nyatanya makna pertanyaan itu telah di dapat .
namun alasan demi alasan membuatnya harus berpikir lebih dalam . utara ke selatan
, hitam yg kau terjang , lantas hari yg begitu kuat bersaksian .
Sesudah itu permintaan saya bukan sekedar agar dia
berhasil , namun permintaan saya adalah agar dia senantiasa baik di dalam
kondisi dan di dalam situasi . saya kira , senyum palsu itu ga begitu cocok
selimuti wajah .
Bermunajatlah , bukan jua jawapan akhir yg sebisanya
terucap atas semua kebuntuan ini .kebosanan , kebingungan , dan perasaan ragu
yg kau resapi . maka saya ga akan pernah bersaran , karena disini dia sedang di
tuntut tuk menjadi dirinya sendiri .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar