Dan disaat itu dia bertemu hidup , lewat serangkai risetnya terhadap batang2 rokok yg murah dan berasap Pahang , dia bilang ini sungguh bermakna . dia bukan seseorang yg pandai dalam bidang ilmu sosialogi , yg seketika itu pula dia dapat menjelaskan sebuah perilaku berdasarkan alasan sebab dan akibat .Dia begitu congkah , dia bilang budi itu mengerikan , karena budi yg ga terbalas dengan benar kelak menjadi do’a yg salah , sementara kematian ga pernah dia coba jelaskan . dia hanya pernah mendengar cerita , bawasannya sakaratul maut , dan seseorang itu sebenar2nya menjerit , menjerit teramat keras bahkan merontah-rontah , tetapi ga ada satu pun manusia di sekeliling yg mampu mendengar .Yapz , satu per satu sahabat pun menjadi sama , dan satu per satu sahabat pun telah berubah , ini hukum alam , teori keberuntungan , dimana hal tersebut tercipta saat peluang dan kesiapan di berkati Tuhan . sementara itu rumus kegagalan ga pernah terjabarkan , karena ga ada satu fakultas pun menurutnya yg memberikan materi tentang tata cara melawan depresi dari sebuah kegagalan .Dia hanya si omong besar , manusia yg so berintelejensi tinggi , berpidato so tinggi , dan berorasi so mutahir , padahal parasit . kemudian dia sedang mencari sebuah titik pahit , lugasnya , segudang teori ga pernah menampar hati , maka dari itu dia membutuhkan praktik sebagai benalu .Orang pintar , orang pandai , atau orang yg beruntung , lantas dia malah memilih kata gila setelah kata orangnya , itu karena dia berharap , dia akan mampu tuk selalu tersenyum , dan ingin terus tersenyum di dalam kehidupan yg begitu singkat ini .Dia juga membantah provokasinya si tuan2 korea , yg berucap kalau hidup itu sebuah kesusahan , hidup itu kompetensi , dan hidup itu adalah kecarmukan belaka . itu Cuma ilmu membaca keadaan terapan dan dalih teori kebutuhan dari para pemimpin , para pemimpin yg egoismenya tinggi tapi ga pernah introfeksi dan extrofeksi . karena menurutnya hidup ini sebuah keindahan , hidup ini sebuah kemudahan , dan hidup ini sebuah pilihan .Awal yg baru , kelahiran , masa depan , dia sedang memproses katat2 tersebut atas serentet fakta yg dia temukan . mencetak sebuah goal mungkin lebih mudah dari memenangkan pertandingan , dia belum berhenti , bahkan dia terus menghancurkan sanitasi badannya demi riset dan riset yg ga pernah di bayangkan kebanyakan orang . dia tersenyum , dia tertawa , dan dia menunggu .
Manusia bersayap , mahluk berhati pingwin , atau malah sang pemimpi besar yg tolol ... entah siapa aku sebenarnya ...
Total Tayangan Halaman
Kamis, 29 Desember 2011
Awal yg baru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar