Freakh , aku ga jua tau harus mulai dari mana , mungkin sebelumnya aku pernah membahas ini . aku ga mendengar langkahnya , aku ga pernah tau dia datang dari arah mana . tapi dia bukan hantu , bukan jua sejenis jin atau mahluk halus seperti yg kebanyakan orang bilang .
Ya .. sebelumnya aku pernah berkhayal , sebuah khayalan saat
aku mempunyai kakak , walau kenyataan nya sosok kakak dengan versi live itu ga
pernah ada . namun dia hadir , dalam fantasiku , menjadi tempat aku bertanya ,
menjadi tempat aku mengadu , baik suka mau pun duka .
Kembali lagi dengan diriku sendiri , seperti yg ku bilang , bawasannya aku ga pernah percaya pada satu orang pun di muka bumi ini 100%, termasuk dia , orang tua , senior , guru , tokoh , inspirator , bahkan pemimpin . yg ku tau semuanya relatif , dan dunia ini begitu fana .
Dia selalu bersama ku , dalam tidurku , juga mimpiku . dia
memang yg paling dekat , tapi ga terlepas , akan setiap jawab yg ku terima
darinya itu selalu dalam pertimbangan dan pertimbangan , dimana aku kadang
mendebatkan kata2 yg sepertinya rancu , urutan waktu , sebab alasan yg
seharusnya ilmiah , dan logika2 yg
berkesinambungan .
Hari ini , langitku kelabu , aku berharap hujan itu turun dari pagi sampai soreku , agar ga Nampak matahari , karena cukup sudah teramat begitu gersangnya hati ini . baru kurasakan , saat sebuah pemikiran kian mengganggu tidurku , berkali-kali memaksa ku tuk bangun , lagi lagi dan lagi .
Dia ( ( Ilezr ) , ga ku lihat batang hidung nya sedetik pun
hari ini , ku pikir dia sedang pergi , mencari angin segar , melihat
pemandangan hijau , duduk di tepian gemercik air , atau mungkin dia sedang
bermabuk-mabukan . entah , di saat aku getas seperti ini , tawa congkahnya pun
menghilang .
Aku sendiri , ya ini kunikmati , semuanya , di saat aku mulai mengerti semua lagu itu nyata , semua syair itu nyata , puisi , novel , cerpen dan semua media yg biasa menghadirkan sebuah ekspresi hati itu benar2 hidup . aku ga menyesal , aku ga akan menyesali perbuatanku , karena sebelum ini aku sering berbuat bodoh , gila , melakukan kesalahan pilihan , gagal , bahkan aku sekerap kalinya menyiksa perasaanku sendiri .
Ya Tuhan , aku ga minta kau panjangkan umurku , mungkin
seandainya takdir ku pun hanya sesaat di bumi ini , maka izinkanlah di dalam
kesesaatan itu , aku ingin merasa
bahagia , dan sebisa melangkah sesuai prosedur kitab , yg bukan hanya terbaca ,
namun juga benar2 terpahami .
Aku hanya berkesimpulan , sebuah ibadat , karena sebab orang lain ( halus atau pun kasar ) itu hanya berarti sebuah kehadiran , bukan sama sekali pembelajaran . akibatnya , ketika orang lain itu ga ada , ga ada juga sebuah keyakinanan yg begitu kuat untuk mendasari semua peribadatan itu kemudian . dan satu lagi , karena awalnya itu hanya kehadiran , mungkin tampil , atau eksistansi , akhirnya ga pernah ada pembelajaran yg membesarkan iman sama sekali .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar