Realita , kami ga sedang hidup di selembar kertas , dimana semua cerita dapat kami fiktip kan seindah perasaan ..
Hitam , begitu kadang kami memanggil'a , seorang teman ga bernyawa , tapi penuh dengan kesaksian , dimana kami memutar otak untuk meraih'a , membungkam jerit untuk mencapai'a , dan mendewasakan diri untuk menerima sebuah adanya .
Sebuah konsep roda 2 yg minimaliz , he2 , bukan ga modal , tapi kami sudah cukup senang dengan keberadaan'a .
Dia setia , ekhkh , walaw dia ga pernah dan ga mungkin bicara , tapi kami merasakan'a , seperti saat kami mengusap dan mencium'a tadi malam , sedikit gila , memang , tapi di tubuh ini ga ada se-centi pun luka , hebat , walaw kami merasa tolol karna abai .
Maaf , kami hanya terbawa rasa , kami janji ga akan mengulang'a lagi , sebisa kami , kami haraf dia mengerti .
Kami bukan seorang siswa lulusan sekolah sastra , tapi ini telah menghinggapi kami lampau , padahal kami bukanlah orang yg pandai dalam bahasa , bukan pula orang yg pandai mengindahkan tata kata , kami hanya seseorang yg termotivasi , bawasan'a yg kami lakukan ini bukan berarti sebuah hobi yg tolol ..
Dan kami balik membaca , " emang ga tanggung jawap , dasar pria kusut " ( serangkai kata yg terbayang dalam benak )
hempp ,, kami hanya menunggu , pastikan kami bila seseorg disana baik2 saja , karena cukup mamih aja yg rusuh .. He2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar