Total Tayangan Halaman

Rabu, 13 April 2011

Seperti saat kaw menatap kamarku

  Pagi yg indah , di sepanjang perjalanan kembali pulang , kami jumpai hinar sang mentari hangat , usai sudah rasa lelah dan gundah , setelah penantian kami menghitung menit demi menit di dalam ruangan yg penuh dengan perjanjian .
" houfh ",  ( kami hirup nafas aga panjang , sepanjang kaw menghitung 4 angka lamban ) .
" Yapz , aku hanya seorang buruh pabrik " , berkata seorang kawan dengan senyum pelit'a , dan kami seraya tertawa ..
  Huh , awan yg putih , membentuk , seperti sebuah lukisan abstrak dilatar yg biru nan begitu cerah , luas , seluas kami memandang ke penjuru langit yg tinggi .

  Sampai sudah , yg terlihat nampak si adik kecil yg semakin pasih menyeimbangkan sepeda lusuh'a , konyol , ketika semua lantai menjadi kotor oleh rute besi karat berroda 2 tersebut ,, Ha3 , kami membungkus bahak , hanya senyum sedikit lantas masuk ke ruang sempit 3x3 ( kami menyebut'a ruang lelap ) .
  Nyaman sudah , walaw berantak , walaw berdebu , walaw ga mewah , tapi kami cukup menikmati'a . Welcome to " My Neverland " , ^_^ , kami ga menyebut'a dekorasi , kami bukan sang ahli , kami hanya coba memprediksi setepat coret yg bisa hiasi ruang , menutup kekosongan pandang , dan setidak'a membuat suatu hal yg bisa kami tertawakan .

" Seperti saat kaw menatap kamarku " , telah kami isyarat kan bawasan'a kami bukanlah langkah yg penuh dengan kisah , kami hanya seseorang yg mencoba menerjemah rasa , semua rasa yg pernah hadir di lantai , tembok dan langit2 ini ..

Tidak ada komentar: