Total Tayangan Halaman

Selasa, 26 April 2011

Senyum didalam liver

Kami bukan sulaiman dengan istananya yg mewah , ketika itu pula Bil_qis menggulung sedikit jubahnya saat hendak menapakan langkah di lantai sang raja ( begitu sempurnakah hidupnya ) .
Ketika menjumpai mu di lima waktu saja semakin terasa berat , entah mengapa , perlukah kami bermeditasi , seumpama ELIZ di antara masa pencariannya ( india ) .
Bukan sekedar kehilangan detik , namun segenggam materi yg kaw anggap berharga , dan jua sejumlah rutin yg tiba-tiba menjelma .
" senyumlah di dalam wajah , di dalam pikiran , dan senyum di dalam liver jika engkaw benar-benar bahagia . "

Tidak ada komentar: