" Kami ga sedang duduk lantas menempelkan kepala pada pangkal lutut , dan menyimpulkan ke dua lengan membungkus tulang kering di sudut kamar yg penuh kebencian , kami bukan pecundang ! "
Secepat itu hari berganti , dan semua berjalan nampak ga tertahan , yg kami lihat , beribu fatamorgana di kanan dan kiri jalan , semua keindahan , dan semua kegetiran yg kami dengarkan ..
Kini , kami mencoba mngenal tubuh ini lebih , walau terkadang beberapa kesimpulan menjadi ujung labuh dalam perenungan .
" siapa kami ? Untuk apa kami hidup ? Seperti apa ? dan apa yg hendak kami lakukan ? "
Berjuta mimpi-mimpi kala kami seorang kanak , sedikitnya telah hadir di ruang beranda ini , walau hanya hal-hal sederhana , namun kami selalu mencoba menikmatinya .
Kami senang , kami cukup bahagia dengan aplikasi dan koneksi yg Tuhan kami telah anugrahkan dalam hidup ini , ya_ terkadang eluhan itu hadir bukan dkarnakan oleh kebencian , namun perasaan ingin lebih dan lebih lagi dari ini .
Jiwa yg tersesat , merindukan pulang dalam nurani , kembali mnjadi saat kami tersenyum dalam keindahan , bukan suatu tempat atau alamat , namun nurani yg selama ini entah mnghilang pergi , dan ga pernah kami temui ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar