Ini masa2 paling gila dalam hidup si bocah , dari sini dia
mengenal banyak hal , semua , bahkan hitam yg benar2 hitam sehitam2nya . rendah , dan semua persepsi serta opini yg amat di bencinya pun malah terjamah . yg lebih mengerikan dari
ini semua ya ketika seorang bocah itu tumbuh dan menjadi besar , kemudian dia
ga pernah tau tentang siapa dirinya , apalagi tempatnya .
Orang selalu bilang hidup ini begitu sederhana , cukup
melakukan pilihan dan jangan menyesalinya . berkali kali bocah ini diam , dia
ga pernah merindukan masa lalu nya sedikit pun , dia menunggu karena setelah
pilihan terakhirnya dia ga pernah mendapat petunjuk harus memulai dari mana .
kemudian dalam diamnya dia malah berpikir jika masa depan itu ga pernah ada .
Gila , Dia memang terbiasa bermain main dengan api , tapi
kali ini lebih dari kegilaan biasanya dia malah sedang merokok di pom bensin . dia
bepikir dengan pola pikirnya yg abstrak itu dia akan menemukan semua jawaban ,
semua , dan apa yg memang menjadi pertanyaan2 malam di dalam tidurnya . dia
begitu angkuh , walau pun pada kenyataannya yg dia miliki hanyalah waktu .
Ini tahun yg aneh , kediaman pun tiba2 menjadi pemberontakan
amat . bayangkan , jika hujan yg turun seperti belakangan ini , maka seperti
apa gerangan kemarau . langit begitu derasnya menangis , lantas seperti apa
kelak kemarahannya . ramalan pun bukan , karya ku terlalu ga berharga , aku
hanya sedang mencoba berpikir seideot mungkin , dimana aku ga pernah menguasai
heiroglif atau bahasa2 aneh lainnya .
Ilustrasi , simbiosis antara realitas dan pemikiran di luar
batas . menerjemahlah laksana seorang cendikiawan jenius , yg selalu bisa
menuliskan pemikiran gersang nya dengan metode2 gelap di dalam cahaya . ga mau
bising menggangguku , persembunyian , lalu gunjing pun ga terdengar , lantas ke
semuan pun ga ternampakan .
Tuhan Nampak menuliskan surat2nya , si bodoh di pejamkan
dalam kesunyian , lalu yg menunggu pun semakin menunggu . air mata pun tidak
jatuh , hanya kerinduan , dan beribu ribu pertanyaan perlahan mulai memaksa
ingatan tuk berkhayal . melupa2kan , tidak , si gila Nampak murung menantikan
musimnya . seperti sawah dalam keemasan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar