Di sebuah malam yg terasa gersang itu dia datang , langit memang berbintang , namun sepertinya hujan lebat kan turun tiga sampai empat jam kemudian .
Dengan wajah pucat penuh kemurungannya itu dia malah melontarkan sebuah pertanyaan " Apakah Tuhan itu belajar ? " . kemudian dia menyuruhku untuk kembali berfantasi sedikit tinggi , " coba bayangkan proses terjadinya planet bumi dan planet2 lainnya menurut ilmu fisika dan geologi , perbedaan struktur setiap planet yg berbeda seperti menjelaskan percobaan untuk menuju kelayakan satu buah planet sebagai tempat hidup , proses , dan terbentuklah . kemudian para penghuni awal bumi ini menurut sejarah dan arkeologi , hewan dan tumbuhan purbakala yg di ciptakan seperti ngasal dengan rupa yg kurang seni , kurang beraneka warna , kurang beraneka bentuk , dan malah terpikir aneh jika di bandingkan dengan apa yg ada di masa sekarang . lantas semua keanehan itu nampak seperti percobaan yg gagal dengan di jatuhkan sebuah meteor besar ke muka bumi yg terkesan seperti percobaan kiamat . semua yg ada saat itu binasa , dan semua di mulai kembali dengan penghuni baru , kera , atau berpikirlah jika seperti apa rupa manusia pertama yg di ciptakan dari tanah . teori Darwin , evolusi , proses , menuju kesempurnaan sistem karena akal dan pikiran yg di anugrahkan bak sebuah penemuan Tuhan . lalu musim es , peradaban dan peradaban , dimana semua benda dan perangkat2 alat pelengkap hidup mulai ada dan berkembang sedikit demi sedikit , sementara perkembangan tersebut seperti berbanding lurus dengan perkembangan sistem alias pola pikir manusia . dan keempat kitab suci yg berurutan di turunkan untuk menyempurnakan , mengapa harus empat , mengapa seperti sebuah proses , mengapa tidak satu saja agar setiap manusia yg ada di bumi ini tidak berlainan paham , atau karena setan begitu durhakanya sebagai mahluk , sehingga mereka ( setan ) bersikeras menyesatkan kaum dari buku intruksi kehidupan yg memuat tentang standar operasional hidup darimu ( Tuhan ) . jadi samakah arti sebuah proses dengan halnya pembelajaran , atau memang setan itu ada dan tengah menghasutkan seorang kaum " .
Dia ga memberi kesempatan untuk menjawab sedikt pun , kemudian dia berdo'a ...
Wahai Tuhan , aku memang tak pantas masuk ke dalam surga mu , tapi aku juga begitu takut masuk ke dalam api nerakamu , sementara tubuh ini adanya berlumur dosa , maka jangan biarkan aku smakin tejerumus dan smakin larut di lembah yg hitam ini ..
Berikan petunjukmu , karena aku tidak pernah ingin berlari dan malah menambah devisa dosa di badanku ..
Terangilah jalanku , tunjukan sebuah takdir yg baik buatku dalam sebuah hidup yg terpikir ga pernah konstan ini , karena yg miskin bisa kaw kayakan dengan proses2 bodohnya , dan yg kaya bisa kau miskinkan dengan sakit2 yg begitu pintarnya .. Amien ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar