Ketimbang Layang
layang
Lagi
lagi aku menulis
Menyembunyikan
rasaku dalam puisi
Sedikit
tawa , dan sejuta kesedihan
Ya
… aku memang pecundang !
Mungkin
jika aku boleh memilih
Aku
angin menjadi elang ketimbang layang2
Nadaku
terhimpit
Dan
di setiap nafasku ,
aku
masih segetir asa bertahan untuk mempercayainya
layang2
terbang tinggi
melenggok
ke kanan dan ke kiri bak perawan tari
siapa
pula seorang gerangan yg tidak akan menolehnya
namun
semua itu nyatanya Cuma sebatas perasaan
jika
kau tahu,
temali
yg mengikat badan itu
tidak
sebenarnya menjadikan layang2,
sebagai
layang2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar