Total Tayangan Halaman

Senin, 11 Juni 2012

U , Ce , dan eR


U , Ce , dan eR

Ini bukan sebuah rekayasa hiperbola
Terserah kau mau menilaiku apa

Suatu hari itu
Dikala aku sedang menanti rasaku
Aku malah di pertemukan dengan sebuah mimpi
Yg datang seperti kilat di saat siang gersang tanpa setitik awan gelap

Lantas aku mencobanya
Walau pun kabar terlambat yg datang padaku
Semakin membuat akalku semakin keliru
Aku di hadapkan pada sebuah kebimbangan
Dimana aku masih bertahan atas apa yg tidak ku ingini

Namun akhirnya di hari ketiga
Sehelai sampah di hadapan seseorang yg mereka sebut Tuan
Malah membuat jiwa dalamku berkata tidak

Lantas setelah itu
Jiwa menyetir langkahku berpaling
Dari sebuah tempat yg mereka yakini bijak
Dan ketololan pun semakin tampak meradang
Membelenggu akalku
Mencekik batinku

Tidak ada komentar: