Sajak
, ketika aku ingin menjadi Tuhan
Aku
tidak pernah mencita-citakan diriku
Untuk
menjadi seperti mu Tuhan
Aku
hanya selayak hambamu
Yg
tidak luput dari selimut ketidak berdayaan
Mungkin
aku bagaikan selembar kertas putih
Yg
terkadang , kata aral terlintas-tulis didalamnya
Maafkan
saya Tuhan
Atas
segala pelecehanku terhadapmu
Bukan
termaksud
Karena
sesungguhnya tiada daya dan upaya
Melainkan saat engkau berkehendak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar