Ulat , kepompong , lalu kecoak sialan
Ini cerita
tentang perjalanan seorang lelaki yg bernama Yusuf Abent Fill di masa
peralihannya , seperti ikan yg besar di kolam yg kecil , bertemu dengan peristiwa2 aneh , dan dia pun
mulai menyadari bawasannya ada seribu rahasia dalam kehidupan ini , selain itu
dia bertemu jutaan karakter di
perjalanannya . suatu ketika dia pun pernah mendealkan sebuah pertaruhan konyol
dengan dua orang sahabatnya ( berawal
dari sebuah Smk ) , pada suatu moment yg setengah bercanda mereka mengucapkan
sebuah pertaruhan “ siapa yg membawa
mobil duluan “.
Yusuf Abent
Fill say ;
Diary ,
disanalah seseorang menghidupkan aku sebagai sesosok wajah yg penuh
personifikasi . di dalam diary tersebut
pula aku di pertemukan dengan cukup banyak hal dan peristiwa . seseorang itu
tidak menjerumuskan aku , dan tidak sama sekali memaksa aku , karena dari
pikirannya lah aku selalu di ingatkan pada keberadaan Tuhan . dia juga ga
membiarkan keputusan pahit yg memilih aku , tetapi dia justru memilih aku
sebagai keputusan , walau kadang Dunia menertawakan .
Hidup ini
indah kawan , apalagi jika kau mengerti seberapa besar kekuatan sebuah seni .
seperti ketika kaw menenggak secangkir
kopi hitam lalu membayangkan bagaimana cara menguasai dunia , sesungguhnya di
sanalah engkau akan menyaksikan asap rokok mu terbang menembus surga dan
membelah neraka .
Pada
akhiranya cerita ini berakhir dengan kesimpulan bawasannya setiap manusia itu
berbeda , karakter juga tujuan , dan dimana perbedaan itu di ciptakan agar
manusia dapat belajar dari perbandingan setiap keadaan . sukses bukan berarti
eksistensi yg di ukur bukan dari materi atau sebentuk kendaraan , tetapi ketika
seorang manusia puas menjadi dirinya sendiri , dan mampu bersyukur kepada sang
pencipta . dan selain itu , hidup di pelataran industry ga memadamkan asa nya
untuk tetap mencintai seni .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar