Trisula
Wheda
Lantas
mengapa sejarah itu mulai mereka tulis di bebatuan
Menulis
dan tertulis
Sebuah
cerita di dalam tulisan
Sebuah
karya dari inti pemikiran
Serta
setelahnya menyisakan banyak pertanyaan
Ramalan
atau kebetulan ?
Sementara
semua ramalan yg terjadi seperti kebetulan
Tetapi
tidak semua kebetulan itu di ramalkan
Bawasannya
, jika anak2ku lahir kelak
Akan
ku katakan kepada mereka
“ berpikirlah lebih cerdas daripada syetan
“
(
karena yg ku tahu , pemikiran syetan tujuh kali lebih panjang dari sang
pemimpin )
Kemudian
biarkanlah semua terjadi
Jika
memang Tuhan berkehendak
Mengkebetulkan
sebuah tulisan
Daripada
halnya saat aku malah melukiskan
Setokoh
manusia rekayasa berkepala tiga ,
Bertangan
enam ,
Dan
diam terduduk bersila
(
wajah tengahnya tertutup mata , wajah kirinya bertanduk api , dan wajah
kanannya mirip seperti budha )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar