Menerawanglah ke atas langit yg gelap , bintang yg pecah bergelantung mengiring sabit yg tersisa . dan kaw pun terpejam menundukan kepala , menghiruf nafas2 gratis diatas buminya . kaw akan mulai memahaminya , sebelum kaw teramat menyesalinya , satu masa di pembinasaan yg belum pernah kaw hampiri .Berdirilah mereka para syetan yg ga tergambarkan , berteriak membakar tanah dan kayu , memanaskan bilahan baja beserta partikelnya , serta mengombang ambingkan berjuta pilihan hidup yg telah Tuhanmu ciptakan . menyesat bahkan melupa lupakan sebuah pedoman yg penuh logika .
Ga ada beda untuk kalian para lelaki ataw wanita , yg baru saja menangis ataw mereka sang tua yg renta , menguburkan keagungan'a di bawah selimut penuh janji dan hasutan . kemudian kalian dirayu mengikuti sketsa bertahta mewahnya duniawi , dimana pada akhirnya semua masalah kian menagih hutang yg telah terabaikan . menghujam eluh yg dirasakan , terlebih ditaburi perasaan miskin dan tiada berkepuasan .Berkacalah pada hukum sebab akibat , bawasan'a mereka telah memulai ini lampaw , bahkan sebelum sang Adam turun ke bumi tanpa sehelai pakaian , hanya besertakan bulu2 pekat yg menutupi zakarnya . ( kembalikanlah , Karena sketsa mereka mengujungi kisah di gerbang neraka ! )
Awak syetan perindu surga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar