Total Tayangan Halaman

Senin, 16 Mei 2011

Mendekati surga

Kehancuran iman saat aku mendekati surga , dimana aku kian terbuai dengan kata pembudakan harta . nyanyian ibliz dsisi gendang telinga yg manis terdengar , lantas aku semakin terperosok atas segala keinginan yg begitu gelap , Mimpi2 yg kosong , serta angan yg berlebihan .

" patutkah aku bersombong diri dengan setetes air di ujung jemari ini , padahal yg ku kenal engkaw lah yg mengatas namai segala samudra di muka bumi ini ".
Masih sudikah engkaw sang pemilik kerajaan langit yg menjulang , memberi ku lagi anugrah yg begitu indah bahkan mungkin teramat megah , seperti halnya kemarin saat setiap jawab yg ku terima ku anggap sebagai keberuntungan semata .
Aku terlalu kotor , bahkan jasad ini , aliran darah ini , tulang belulang ini , sehelai nafas ini , serta setitik akal pikiran di ubun kepala ini merasakan malu padamu , terlebih hina dihadapmu .
" Segalanya ironi kala aku bebas dari rahim ibu yg suci .."
Berikan aku ketenangan hati , bila aku harus berpisah nanti , seorg insan yg biasa ini hanya ingin selalu lebih baik dan menikmati , lagi dan lagi , pejamkan segala kekonyolan ini , hidup normal dengan kekuatan dan rasa percaya diri , segenap do'a yg terucap semoga membuatku lebih mengerti .

Mendekati surga

Tidak ada komentar: