Mengalirlah ,, alirkan peluh untuk jiwa yg usang .. Aku diam ,
kemari , duduk disisiku .. Yg ku lihat semua sama , seperti mentari di pagi
hari ,, aku hidup , aku takkan patah seperti dahan pohon yg rapuh , aku tumbuh lagi dan
lagi dari sisi yg baru .. Aku megah , aku terlahir atas lihat , dengar , dan
merasakan .. Bukan kebencian , seperti gusi ku yg terasa gatal ,, mungkinkah
dewasa itu berarti pembalasan dendam .. eNtahlah , aku baik saja ., maksud
ku .. Semoga asap ini menyaksikan ..
Aku mengayuh , bukan di lautan .. Seperti pasirnya yg semakin gersang ., disini ,, saat kota ini terpejam ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar