Dimana kita ? Kita berada di selatan gelisah kebimbangan arah . Semua
rasa yg pernah kita rasakan , turut mendewasakan sebuah pemikiran ,
pertempuran atas yakin yg berkesinambungan , gejolak amarah yg terkadang
membosankan , ini sebuah tanya yg ga harus kaw jawab , dan ini juga paraghraf
yg ga butuh komentar2 hangat .
Sayap2 yg lelah , seperti amuba dengan dunia kecilnya , seperti uang yg
membuat insan melupakan Tuhannya , ha2 .. KARYA HITAM , narasi yg ku
buat kelak akan membuat ku ingat , bawasan'a manusia ga akan bisa sepenuhnya
berkehandak .
Aku tertatar dalam sebuah latar yg kasar , ga mau melarikan diri , karena aku
bukan pecundang yg suka bersembunyi . kelak mimpi ini hanyalah mimpi ,
langkahku belum seutuhnya terperinci . Dan semua musim pasti akan berganti , tawa yg gila serta luka dan air mata
, ini prjalanan kawan , di saat engkaw baru sedikit menikmati beban ,
semesta alam pun bersumpah , keajaiban itu hanya setetes atas selautnya
karunia Tuhan , SEDIKIT WAKTU saat angin utara berhembus .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar