Total Tayangan Halaman

Rabu, 04 Mei 2011

Life is the void part.4 ( the real that we feel )

  Dan asap-asap tersebut terbang bersama hembusan angin yg berkejaran ..
Kami berdua disini semakin meng'ilhami alkisah , ternyata hari telah terang benderang ..
Kami berdua disini kian banyak bicara , mempersepsikan arti dari beberapa tangkai peristiwa ..
Kami berdua disini hanya sedikit bercerita , merumuskan sebuah lukisan esok di dalam kepala ..
Kami berdua disini berdiri dalam bebas , sepekan hengkang dari sangkar yg memenjarakan ..
Kami berdua disini tersenyum , mengimaji'kan ketika laras membutuhkan titik sudut awal yg mesra ..
Kami berdua disini tertawa , tertawa dan tertawa , sepetik was2 ketika kemarin , hari ini , dan èsok saling berbagi cahaya ..
Kami berdua pun meneguhkan langkah , seekor konsekwensi yg menjelma nyata saat semua teruz berjalan ..
Kami diantara saya dan saya , mencoba untuk tenang dan berpikir agak dalam ..

  Di dalam sembunyiku , telah ku deskripsikan satu wacana , ini cuma beberapa teks yg hina tanpa tanda baca  ( " dia ga pernah peduli atas apa yg engkaw pikirkan " ) .
  Ini seperti celoteh camar tolol yg  kosong , dan emosiku kian meluap , ga henti aku mencaci tulang dan jiwa yg laknat , lagi dan terulang lagi .
  Ga ada ruang dan aku ga akan bicara , aku masih mndengar dan aku ingin sendiri . Aku dan dia , aku bersamanya 24jam , seolah aku ga punya alasan , pilihan , jua kesimpulan ..
  Di dalam sembunyiku , telah ku deskripsikan satu wacana , dan aku masih mencoba tersenyum , tersenyum , dan terus tersenyum .

Life is the void ! ( the real that we feel )

Tidak ada komentar: