Total Tayangan Halaman

Jumat, 13 Mei 2011

Waiting room ( 3019 )

Serasa geram rangka ini tertekuk , sebuah ruang yg teramat sulit untuk di bayangkan , lukisan'a tentang seekor ikan di hulu air terjun , pilihan'a terjun bebas dalam hempas , ataw temukan sungai lain yg ga engkaw kenal .
Pulanglah kembali , saat jemari-jemari ini terlelap di atas bantal yg begitu hangat , kaw amat menyedihkan kawan , saat rasa takut itu menyampul sebuah masa dengan kata pahit . Seolah-olah aku begitu sempurna , bahkan terlalu tangguh untuk di amblaskan . ketika aku mencoba tersenyum dan berkata sudahlah , " memang ga mudah , namun saat kaw merasakan itu terlalu sulit pun hanya akan membuatmu semakin sakit ".
Mengeluh mengeluh dan mengeluh , ga adakah sugesti yg mempu menawar'a , selain kata ikhlas biar ibadah menjadi berkah . persetan bila kaw bilang ini gampang , terlebih para pemuja berhala yg menyembah tanpa logika .
Kelak hinar akan tertukar , mengemas senjaku sunyi menuju malam , ini bukan akhir , bahkan ini barulah suntingan awal . dan kalian ga pernah tau akan hal didalam pemikiran kami . aku mendapati seorang pintar yg binar ga melepas belajar , dia bilang " metal aja lah , ga usah lebih , karena langkahmu telah tertulis " .
 
Waiting room ( 3019 )

Tidak ada komentar: