Senjaku menghilang , dan kini hari pun berganti malam , setiap detik yg takkan kembali , semoga ga pernah ada yg tersesali . Senyummu kawan , patahkan sayap2 kegetiran , merobek siklus rotasi 24 jam , memberi ku spirit menuju titik , hingga tiba saatku terbenam .
Seperti seniman tanpa karya , jadikanlah aku harga yg ga terlupa , bukan asap yg pergi saat apinya terbias , biarkan aku tetap bertahta , walaw aku bukan seorang raja . hapus raguku , sinari redup hatiku .
Sudikah engkaw penggugat alam , membasuhkan badai di alam yg gersang , TINGGI setinggi ucapan2 yg murah terkesan , ini bukan karya di pelepah kurma , namun kisah maya di layar berkaca . Ku tulis kata2 yg ga mampu ku teriakan , seperti pecundang yg takut keluar rumah di siang hari , berpikir kaw ga pernah berarti , terlalu lemah ga punya reputasi .
Sudahlah sudah , semua ga akan ada habisnya , punya mimpi yg tinggi tapi ga pernah ironi tragedi , ingin tersohor lantas kaw edukasikan seribu teror , kelak tua ga kan ter'elak dan dewasa bukan jua sebuah pilihan , dimana saat kaw berkarya akan selalu ada catatan .
Konflik ( penulis b_ngsad' )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar