Total Tayangan Halaman

Selasa, 03 Mei 2011

Life is the void part.10 ( every moment is precious )

  Sunset yg indah , gelap datang begitu saja dari timur ke barat , dan perlahan bintang-bintang itu pun muncul dari sisa-sisa awan yg temaram , " satu , dua , tiga , bahkan seolah mereka hadir berondong-bondong " . ini sebuah pemandangan wajib ketika kami break di second shift , mungkin bisa di bilang ini hiburan gratis penghibur hati yg sedikit jenuh .
  Kami duduk di sebuah teras leseh di depan ruangan kantin , yg lantainya kerap berdebu dan bertapak di celana jika kami ga pandai-pandai mengakalinya . ga sendiri , beberapa teman dan segelas kopi hitam membuat saat-saat seperti ini seolah terkonsep .
  Selalu ada cerita , mulai dari yg privasi personil , imajinasi piktif , news , deskripsi , argumentasi , atau malah cuma sekedar lelucon yg berbunyi " seandainya menu cuci mulut yg tersedia di patras kita tiap hari adalah buah durian , bisa cepet kelar deh kantin ini , ha3 ".
  Dan kemudian semua terus berjalan , kadang terlintas dalam benak untuk bisa selalu seperti ini . berkumpul menjamaahkan asap dari beberapa merk rokok yg terhisap , tertawa dan bertindak semaunya . ironi memang , karna dalam perjalanan ini semua ga akan pernah selamanya , selalu ada akhir jika engkaw memang memulai .
  Ga secontoh narasi diatas juga memang , ada juga saat-saat yg menyebalkan , teramat menyebalkan tetapi itu ga ingin kaw lupakan . ga perlu bingung , yg kaw perlu lakukan hanyalah bersyukur , karena kami disini turut merasakannya . sebuah keinginan untuk menikmati setiap keadaan .
  Hidup menuju akhir , kita disini sementara , ga untuk selamanya .  ga ada alasan pula untuk menangis ,seperti layaknya orang yg hendak membuka usaha , hal yg utama yaitu modal . kita dihidupkan hari ini sebenarnya ya untuk mewujudkan modal tersebut . lakukan hal terbaik untuk sebuah modal yg kokoh sebagai bekal di keabadian kelak .



" Life is the void , every moment is precious , the road goes to end , there is no reasons for cryin ."

Tidak ada komentar: