Total Tayangan Halaman

Selasa, 24 Mei 2011

Extrime hidrophonic

  Kami bagai tunas berdarah yg di paksa berbunga di atas tanah gersang nan tanduz , memang terkadang bicara itu mudah , hanya membayangkan hasil ga peduli langkah sesak yg haruz di tempuh ...
   Semakin ga bersemangat untuk menggali haraf di pulaw ini , sepatah kata terayun , hidup ini penuh dengan kecarmukan , semoga kembalimu di taburi bunga bak pahlawan pulang tanpa nyawa ..
   Pemikiranmu sungguh matang , singkirkan sejumlah pembangkang , kemudian berteriak amat lantang , ini menyedihkan sangat , EXTRIME HIDROPHONIC yg kaw terapkan , pancaroba ini musim yg memuakkan ..

Tidak ada komentar: