Extrime hidrophonic
Kami bagai tunas berdarah yg di paksa berbunga di atas tanah gersang nan
tanduz , memang terkadang bicara itu mudah , hanya membayangkan hasil ga
peduli langkah sesak yg haruz di tempuh ...
Semakin ga bersemangat untuk menggali haraf di pulaw ini , sepatah kata
terayun , hidup ini penuh dengan kecarmukan , semoga kembalimu di taburi
bunga bak pahlawan pulang tanpa nyawa ..
Pemikiranmu sungguh matang , singkirkan sejumlah pembangkang , kemudian
berteriak amat lantang , ini menyedihkan sangat , EXTRIME HIDROPHONIC yg
kaw terapkan , pancaroba ini musim yg memuakkan ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar